Phil Thompson berbicara tentang Trump dengan cara yang tidak lazim: tanpa histeria, tanpa pembelaan, dan tanpa eufemisme. Sebagai akademisi MIT yang pernah menjadi wakil wali kota New York, ia membaca Trump bukan sebagai fenomena personal, melainkan sebagai ekspresi dari kontradiksi struktural yang sudah berusia dua setengah abad. “Trump bukan penyebabnya,” kata Thompson. "Ia adalah gejala." Kontradiksi yang Tidak Pernah Selesai Amerika Serikat lahir dari retorika yang indah: semua manusia diciptakan setara, kebebasan adalah hak yang tidak bisa dicabut, rakyat yang harus mengendalikan pemerintah — bukan sebaliknya. Itulah janji Revolusi Amerika. Tapi di saat yang sama, negara itu mempertahankan empat juta budak. Para pendirinya tahu itu adalah kontradiksi yang tidak bisa dipertahankan selamanya. Mereka mendefernya — karena ketergantungan ekonomi terlalu dalam, karena kekuatan kaum pemilik budak terlalu besar. Mereka berharap generasi berikutnya yang menyelesaikannya. Generasi...
- Get link
- X
- Other Apps