Setiap pemimpin bermula dari titik yang sama: belum banyak yang bisa dilakukan, belum banyak yang boleh diputuskan. Dua sumbu sederhana dapat memetakan perjalanan itu: kapabilitas, yaitu kemampuan dan kematangan karakter; serta otoritas, yaitu wewenang dan akses pada sumber daya. Dari persilangannya lahir empat kuadran, dan perjalanan yang sehat bergerak dari kiri bawah menuju kanan atas. Titik awalnya adalah pemula, dengan kapabilitas dan otoritas sama-sama rendah. Posisi ini seimbang, sehingga aman: dampak kesalahannya kecil dan ruang belajarnya luas. Nasibnya bergantung pada sikap. Yang haus belajar akan naik, yang apatis akan mandek. Di titik ini, tugas organisasi bukan menghukum ketidaktahuan, melainkan menyediakan tantangan yang tepat. Dari sana, langkah pertama sering timpang. Bila kemampuan tumbuh lebih cepat daripada wewenang, lahirlah talenta terkunci. Ia kaya gagasan, tetapi tak memegang tuas eksekusi. Lama-kelamaan ia bisa sinis atau pasif-agresif, lalu burnout atau hengkan...
- Get link
- X
- Other Apps