Posts

Renungan di Raudhah

Entah kenapa, hari-hari ini saya banyak berpikir tentang do’a. Sudah lama saya merenungi, 4 sikap Allah terhadap do’a umatnya. Pertama, langsung dikabulkan. Kedua, ditunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Ketiga, diganti dengan yang lebih baik. Dan yang terakhir, dikabulkan kelak di akhirat. Bahkan ini saya pikirkan dalam antrian menjelang masuk ke Raudhah. Hari itu, kami dapat jatah jam 19.30. Jadi seusai Maghrib, kami sudah siap antri. Setelah beberapa menit dalam antrian, kami mulai bergerak masuk masjid Nabawi melalui jalur di bagian depan. Nggak langsung masuk, kami ‘parkir’ di tempat yang sudah disediakan. Sambil berdzikir, saya berpikir. Tempat ‘parkir’ kami ada di depan imam masjid Nabawi. Jadi kalau nanti adzan Isya dan kami belum masuk masjid, kami nggak bisa ikut shalat jama’ah. Dan saya pun berdo’a, semoga bisa shalat Isya di Raudhah.   Dan do’a itu langsung dikabulkan. 10 menit sebelum adzan Isya, kami diminta antri dan tertib masuk masjid. Pas duduk di Raudha...

Setelah Tugas Usai: Jalan Sunyi Para Amil

Hari Batik Tanpa Batik

Uang, Zakat, dan Masa Depan

'Rahmat' yang Meledak di Tengah Malam

Generasi Clicktivist: Saring, Sharing

Tan. Pram. Wendo

Sedekah Terbaik Seorang Pemimpin

Kelvy di Sudut Ruangan

Label Syariah di Rezim Kapitalis

Kembali ke Khittah CSR