Posts

Zakat sebagai Benteng: Ketika Filantropi Islam Menjawab Tantangan Zaman

Dalam sebuah sesi di MIT IDEAS, seorang profesor sekaligus mantan wakil wali kota New York, Philip Thompson, berkata sesuatu yang terus terngiang: "Ketika pusat kurang berperan, yang menjadi benteng adalah institusi lokal yang memiliki mandat moral yang tidak bisa diperjualbelikan." Ia berbicara tentang kota-kota Amerika yang bertahan sebagai pulau demokrasi di tengah tekanan pemerintah pusat. Tapi kalimat itu — tanpa saya ubah satu kata pun — adalah deskripsi yang paling tepat untuk lembaga zakat di Indonesia. Zakat dan Negara: Mitra, Bukan Pesaing Kesalahan paradigma yang paling sering saya jumpai dalam ekosistem filantropi Islam adalah kecenderungan menunggu: menunggu regulasi, menunggu arahan pusat, menunggu legitimasi yang datang dari atas. Seolah-olah lembaga amil zakat hanya boleh bergerak bila negara sudah bergerak lebih dulu. Padahal secara teologis, mandat moral zakat mendahului negara modern. Ia bersumber dari keyakinan bahwa dalam setiap harta ada hak orang lain y...

Doa yang Belum Sempat Diubah

Good bye, Ramadan

Lebih dari sekedar kata maaf

Jalan ke Surga

Bulan Sabit Tipis di Paruh Akhir Ramadan

Bejana Berhubungan

Sadar Level