Foto ini diambil di salah satu koridor paling ikonik di dunia akademik — Infinite Corridor, jantung kampus Massachusetts Institute of Technology (MIT) di Cambridge, Massachusetts.
Koridor sepanjang 825 kaki ini — atau 127 smoots bagi yang akrab dengan tradisi MIT — membentang hampir seluruh panjang kampus dari ujung timur ke barat, menghubungkan gedung-gedung utama dan berfungsi sebagai “tulang punggung” kampus. Laboratorium dan ruang kelasnya memancar dari koridor utama ke segala arah, menjadikannya rute paling langsung sekaligus paling ramai di seluruh kampus.
Setiap tahun, pada pertengahan November dan akhir Januari, sumbu koridor ini sejajar sempurna dengan arah matahari terbenam, sehingga cahaya matahari menerangi seluruh panjang koridor dalam fenomena yang dikenal sebagai MIThenge — sebuah referensi kepada Stonehenge.
Sayangnya, ada ironi menarik di balik foto ini. MIT secara resmi melarang pengambilan gambar di dalam Infinite Corridor — sehingga hampir semua film Hollywood yang berlatar MIT justru terpaksa menggunakan lokasi lain sebagai pengganti. Good Will Hunting (1997) misalnya, yang berkisah tentang Will Hunting, janitor MIT jenius yang diperankan Matt Damon bersama Robin Williams, sesungguhnya diambil gambarnya di Harvard, lokasi lain di MIT, dan University of Toronto.
Begitu pula 21 (2008) yang mengisahkan tim blackjack MIT dengan Kevin Spacey — karena MIT menolak izin syuting, film itu akhirnya diambil di Boston University.
Baru pada Black Panther: Wakanda Forever (2022), MIT membuka pintunya secara resmi untuk sebuah produksi besar Marvel, dengan adegan yang diambil di area West Campus dan depan gedung Simmons.
Maka foto ini memiliki nilai tersendiri: bukan kamera film Hollywood, bukan set produksi jutaan dolar — melainkan seorang MIT Fellow berdiri tenang di koridor yang bahkan sinema dunia pun jarang diizinkan untuk mengabadikannya.
Comments
Post a Comment